Cimahi, (13/08/19)
Sebanyak 12 siswa berkebutuhan khusus dari berbagai kota/kabupaten se-Jawa Barat mengikuti kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka Tingkat Nasional Tahun 2019 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Pendidikan Khusus dan Menengah. Keegiatan ini dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada 13 sampai dengan 16 Agustus 2019.
Sebelum melaju ke tingkat nasional, 26 siswa berkebutuhan khusus perwakilan SLB dari Kota/Kabupaten se-Jawa Barat yaitu Kota Cimahi sebagai tuan rumah, Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Garut, Kab. Subang, Kab. Sukabumi, dan Kab. Purwakarta mengikuti kegiatan Perkemahan Pendidikan Khusus Karakter Berkebutuhan khusus Berbasis Pramuka Tingkat Jawa Barat Tahun 2019 yang diselengarakan di SLBN-A Citeureup Cimahi dari tanggal 2-4 Agustus 2019 serta telah dilaksanakan Training Camp sebelum pemberangkatan ke Bumi Perkemahan Cibubur.
“Persoalan pendidikan hakikatnya adalah persoalan masa depan, generasi penerus dan peradaban sebuah bangsa. Tidak ada satu pun bangsa yang ingin punah karena memiliki generasi penerus yang tidak baik. Karena itu, untuk kelangsungan eksistensi sebuah bangsa tumpuannya adalah pada pendidikan.” Ujar Kepala Sekolah SLBN-A Citeureup Cimahi, H.Sudarman, S.Pd, M.Pd, yang dibacakan pada saat membuka kegiatan PPK Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini dimulai dari pembukaan pada hari Jum’at (2/8/2019) sampai penutupan pada hari Minggu (4/8/2019). Selama kegiatan ini berlangsung para siswa dilatih untuk dapat meningkatkan karakter peserta didik, memotivasi peserta didik agar memiliki kepercayaan diri dan memotivasi peserta didik agar mempunyai jiwa kepemimpinan.
Diakhir kegiatan 12 siswa berkebutuhan khusus terpilih untuk mewakili Provinsi Jawa Barat dalam mengikuti kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Berbasis Pramuka Tingkat Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada 13 hingga 16 Agustus 2019.
Dikutip dari Tutwuri.id, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dewi Sartika berharap, kontingen Jabar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan bisa meraih hasil optimal. “Yang penting kalian harus berusaha. Insya Allah hasilnya nanti akan bagus. Mudah-mudahan Jabar jadi yang terdepan dan bisa menjadi juara nasional,” kata Dewi saat melepas kontingen, Senin (12/08/2019).
Kontingen Jawa Barat pun bertekat mempertahan gelar juara umum pada tahun ini. “Selain salah satu perwujudan pendidikan karakter kepada siswa yang mengacu pada pencapaian tahun lalu, insya Allah kita optimis kembali menjadi juara umum,” Ketua Kontingen Jawa Barat H.Sudarman, S.Pd, M.Pd.
(AH/ICT)
admin
Kegagalan adalah guru terbaik serta termahal untuk didapatkan, karena itu belajar dari kegagalan merupakan hal yang bijak.